Menyatukan Kain

Capture20

  1. Potong bahan kain lainnya.

Dengan permukaan selimut perca yang telah selesai, bahan isian dan bagian belakang perlu untuk dipotong juga. Ini perlu ukuran yang agak lebih besar dari bagian permukaan selimut perca, agar bahan teremas dalam proses penjahitan. Ukur dan potong bahan isi dan bahan bagian belakang dengan ukuran 5,1–7,6 cm lebih besar dari bagian depan selimut perca.

Capture21

  1. Jelujur selimut perca.

Penjelujuran adalah proses membuat lapisan untuk perca dan menyematkan pada tempatnya sebelum dijahit. Ada dua pilihan untuk melakukan penjelujuran – menggunakan peniti untuk menyematkan lapisan atau menggunakan semprotan khusus untuk penjelujuran. Gelar kain sebagaimana itu akan terlihat sebagai hasil akhir – pola bagian belakang selimut perca pada bagian bawah, lantas bahan isi, lalu pola kain perca di atasnya. Sejajarkan pinggirannya dan ratakan setiap kerutan. Lakukan perataan kerutan dari tengah kain kemudian ke arah luar.

  • Jika Anda menggunakan semprotan untuk menjelujur, semprot tipis pada setiap lapisan sebelum menambah lapisan yang lainnya. Ratakan kain setelah semprotan menempel pada lapisan.
  • Jika Anda menggunakan jarum pentul, gunakan peniti pada bagian tengahnya. Lalu dari tengah bergerak ke arah luarnya.
  • Jika Anda ingin lebih berhati hati, Anda dapat melakukan kedua teknik yaitu menggunakan semprotan dan jarum secara bersamaan untuk mengatur bahan pembuat perca. Dengan menggunakan kedua teknik ini maka bahan kain akan pada tempatnya sebelum dijahit.

Capture22

  1. Jahit lapisan secara bersamaan.

Mulailah pada pusat selimut perca dan jahit keluar dengan mendorong bahan yang berlebih dan menumpuk ke arah luar, dan bukan mendorongnya ke arah tengah. Cara termudah untuk menjahit lapisan perca adalah “jahit rangkanya” atau jahit bagian dalam atau dekat kelim yang telah Anda buat di antara potongan kain. Anda juga dapat memilih untuk menjahit secara diagonal melintasi potongan atau lepaskan katup kelim dalam mesin jahit.[6]

  • Jika Anda ingin memastikan telah menjahit pada sisi yang benar, gunakan spidol yang dapat dihapus untuk menandai tempat yang tepat pada bahan perca untuk dijahit.
  • Semakin banyak kelim yang dijahit ke seluruh bagian bahan perca, maka semakin baik hasil akhirnya. Penambahan kelim akan menghindari bahan pengisi bergerak atau berkumpul di dalam selimut.
  • Anda dapat menambahkan garis kelim di sekitar pinggiran selimut perca setelah menjahit seluruh bagian tengah selimut.

Capture23

  1. Potong pengikat.

Pengikat adalah garis pada kain yang melingkari pinggiran selimut perca untuk menjaga kelim dan membuat tampilan yang sempurna. Anda dapat memilih untuk mengikat secara diagonal/horizontal atau pada ujungnya, dengan pilihan yang terakhir memungkinkan tingkat fleksibilitas. Potong lembaran (kemungkinan besar akan etrjadi tumpang tindih) selebar 6,2 cm dan dengan panjang yang cukup untuk mengitari seluruh batas pinggir dari selimut. Jahitkan lembaran itu sehingga Anda mempunya 4 potongan yang sama dengan panjang dari 4 sisi selimut Anda.

Capture24

  1. Ratakan pengikat.

Jika Anda perlu menjahit beberapa lembaran kain untuk membuat satu pengikat yang panjang, ratakan kelimnya. Lalu lipat pengikat menjadi setengah dan setrika bahannya. Ini akan menghasilkan kelim yang rata di tengahnya di sepanjang bahan pengikat.

Capture25

  1. Sematkan pengikat pada tempatnya.

Gelar pengikat pada sisi yang berlawanan pada bagian atas selimut. Atur sehingga pinggir pengikat lurus, dan polanya berhadap-hadapan (bagian belakang pengikat menghadap Anda). Gunakan peniti yang banyak untuk menyematkan bahan semacam ini.

Capture26

  1. Jahit bagian depan pengikat.

Ikuti pinggiran selimut perca dan pengikat dan jahit kelim dalam berukuran 1,2 cm. Ini harus dilakukan pada kedua sisi kain, sehingga yang Anda lihat sekarang adalah selimut perca dengan dua bagian pengikat yang terbalik yang terjahit. Lalu, sampirkan kain ke atas dan menjauh dari bagian tengah selimut perca, sehingga bagian depan dari pola perca terlihat.

Capture27

  1. Jahitkan bahan pengikat berikutnya.

Letakan dua lembar pengikat di sepanjang sisi selimut perca. Gunakan proses yang sama seperti pada kedua sisi sebelumnya, jahitkan pengikat sepanjang pinggirnya dengan kelonggaran kelim 1,2 cm. Lalu, lipat bahan keluar dan keluar dari tengah selimut perca, sehingga polanya terlihat.

Capture28

  1. Lipat lagi pengikat.

Balik perca Anda sehingga yang terlihat adalah bagian belakangnya. Pinggiran bahan pengikat akan terlihat menjorok keluar hingga ujung selimut perca. Mulai dari satu sisi dengan melipat pinggir pengikat agar bertemu dengan pinggiran selimut perca. Lalu, lipat sisa pengikat sehingga tumpang tindih dengan bagian belakang selimut. Anda dapat menyetrikanya pengikat untuk membantu agar bahan ini tetap pada tempatnya, dan tambahkan peniti yang banyak untuk menguatkannya. Lakukan hal yang sama pada sisi lainnya.

Capture29

  1. Selesaikan mengikat.

Menjahit pengikat dari belakang adalah hal yang rumit, karena jahitan akan terlihat dari depan. Oleh karena itu, Anda mempunyai dua pilihan untuk mengurangi agar benang tidak terlampau kentara: gunakan benang halus, atau jahit dengan tangan dengan menggunakan teknik tusukan panjang atau tusukan model tangga. Pastikan Anda tidak menjahit ke dalam ketiga lapisan pada selimut perca. Kerjakan pinggiran selimut, untuk memastikan seluruh sudut bersegi dan kelim rata.

Capture30

  1. Selesaikan selimut perca.

Dengan tambahan pengikat, selimut perca Anda telah selesai! Cucilah sekali lagi jika Anda ingin memiliki selimut perca yang lembut dan tampilan yang agak sedikit lawas. Jika tidak selimut anda telah siap. Nikmatilah!